InPonsel Mobile
Google Kian Selektif Pilih Aplikasi Masuk ke Play Store
Selular — 25 Feb 2019 16:07

Google Kian Selektif Pilih Aplikasi Masuk ke Play Store

Jakarta, Selular.ID – Google sepertinya kian selektif dalam memasukan aplikasi di google play store. Hal ini dapat dilihat dari data yang diumumkan Google baru-baru ini. Jumlah aplikasinya kian turun.

Pada tahun lalu Google tidak mengijinkan 55 persen lebih banyak aplikasi untuk masuk ke Play Store dibandingkan 2017. Sementara penangguhan aplikasi naik tidak kurang dari 66 persen.

Seperti dilansir Uber Gizmo, Andrew Ahn, Product Manager Google Play menjelaskan, alasannya, seluruh aplikasi tersebut dinilai berbahaya, sehingga bisa memicu aktivitas berbahaya termasuk hadware dan mengumpulkan data pengguna.

Hal tersebut juga juga merupakan investasi dalam perlindungan secara otomatis dan proses ulasan manusia yang memainkan peran penting untuk mengidentifikasi dan menindak aplikasi-aplikasi buruk,peningkatan penolakan dan penangguhan aplikasi ini merupakan bentuk upaya berkelanjutan untuk memperkuat kebijakan, dan mengurangi jumlah aplikasi berbahaya di Play Store.

Selain selektif dengan menolak aplikasi yang masuk, Google pun cukup sering membersihkan Play Store.Pada tahun lalu, perusahaan menghapus 700 ribu aplikasi berbahaya.

Mengingat penjahat siber selalu memanfaatkan peluang untuk melancarkan aksinya, termasuk melalui aplikasi, maka pengguna sebaiknya lebih berhati-hati. Pengguna harus lebih waspada, terutama terhadap aplikasi-aplikasi dari developer tidak dikenal.

Namun sebenarnya, Google sudah menghalau serangan Malware dalam Google Play Store. Untuk menghalau serangan mlaware selain menghapus dari Play Store, tahun lalu, Google sudah mengumumkan Google Play Protect.

FItur ini hadir di semua perangkat Android dengan dukungan Google Play Services 11 dan terbaru.Fitur ini merupakan versi sempurna atau versi baru dari “Verify Apps”yang merupakan layanan Google Play yang sudah lama ada.

Walaupun difungsikan untuk menghalau malware, namun sepertinya Google Play Protect tidak cukup ampuh untuk menghalau serangan malware di Android.Google Play Protect hanya mampu mendeteksi 65,8% ancaman malware di Android.AV-Test juga turut menyusupkan jenis malware yang cukup lawas. Lagi-lagi Google Play Protect masih kewalahan dalam menangkalnya.

Ini dapat dilihat 13 aplikasi dari 20 yang diuji, memiliki penilaian hingga 100% sementara Google Play Protect hanya mampu mengidentifikasinya sebanyak 93%. Kode Google bahkan hanya mampu memperoleh 79,2%.

512
512