Di Android Q Google Tambahkan 53 Emoji Gender
Selular — 13 May 2019 10:09

Di Android Q Google Tambahkan 53 Emoji Gender

Android Q yang hadir sebagai pengganti Android Pie didukung dengam beberapa fitur unggulan yang sudah banyak di informasikan di jagat maya.

Selain hadir dengan fitur terbaru, Google juga menghadirkan 53 emoji baru bertema gender, emoji tersebut telah dirancang khusus agar terlihat tidak memihak ke laki-laki atau perempuan.

Seperti dilaporkan Daily Mail, emoji ini akan hadir pada smartphone Pixel dalam versi beta pekan ini, dan akan ditambahkannya ke semua ponsel Android Q pada akhir tahun ini.

Dengan penambahan emoji ini, jumlah emoji secara total telah mencapai lebih dari 3.000 emoji, sejak 176 simbol asli dirilis pada tahun 1999 silam. Beberapa emoji ini merupakan karakter dan simbol yang benar-benar baru dan sisanya ialah kombinasi antara ras dan gender.

Penambahan emoji ini dinilai memang lebih inklusif, namun memiliki beberapa masalah. hal ini membuat keyboad emoji lebih sulit diurai. Selain itu, akan menciptakan kebingungan ketika emoji tersebut dilihat dari lintas platform seperti iOS.

Masalah lain adalah bahwa desain emoji kadang-kadang memiliki jenis kelamin yang berbeda ketika standar inti Unicode tidak menentukan satu.

Misalnya, desain Google untuk orang di sauna adalah perempuan, tapi di iOS karakternya laki-laki. Artinya jenis kelamin emoji dapat berubah ketika pesan dikirim antar platform, dan menciptakan kebingungan.

Emoji tersebut merupakan upaya Google untuk menyederhanakan papan ketik emoji dengan karakter yang lebih universal. Ini adalah interpretasi modern dari standar sebelumnya.

Pendekatan baru Google, sudah terlihat tanda-tandanya sejak tahun lalu di Android Pie, yang membuat desain emoji, bisa jadi laki-laki atau perempuan. Pendekatannya bervariasi antara karakter yang berbeda.

Menurut Jennifer Daniel, desainer dari Google, gender itu rumit. Daniel menjelaskan bahwa hal ini adalah tugas yang mustahil untuk mengkomunikasikan gender dalam satu gambar. Itu sebuah konstruksi. Ia hidup secara dinamis dalam spektrum.

“Saya pribadi tidak percaya ada satu solusi desain visual, tapi saya yakin untuk menghindarinya adalah pendekatan yang salah di sini. Kita tidak bisa menghindari ras, jenis kelamin, hal-hal lain dalam budaya dan kelas,” kata Daniel.

Dalam jangka panjang, Daniel ingin semua emoji menjadi lebih universal. Itu tidak berarti emoji gender lama akan hilang artinya emoji masih dapat diakses melalui menu kontekstual, tapi emoji yang inklusif gender dapat menjadi standar baru pada papan ketik emoji.

512
512