InPonsel Mobile
Apa Itu Jailbreak? Apakah Merugikan Atau Malah Menguntungkan?
Gadgetren — 11 Feb 2019 17:30

Apa Itu Jailbreak? Apakah Merugikan Atau Malah Menguntungkan?

Gadgetren – Apple adalah salah satu perusahaan yang cukup ketat dalam mengelola berbagai macam layanan yang dimilikinya, termasuk dalam urusan pengembang sistem operasi perangkat selulernya, iOS.

Tentu saja, ada alasan khusus mengapa Apple melakukan hal tersebut. Dan yang paling logis, salah satunya adalah untuk melindungi penggunanya dari berbagai macam ancaman yang bisa terjadi.

Meskipun demikian, banyak pengguna perangkat seluler Apple yang berusaha untuk menghilangkan batasan tersebut agar mereka bisa mendapatkan keleluasaan lebih, menggunakan sebuah metode yang cukup populer dengan sebutan jailbreak.

Apa Itu Jailbreak?

Hampir sama dengan proses rooting di untuk perangkat Android, jailbreak merupakan sebuah metode yang bisa digunakan oleh pengguna untuk mendapat kebebasan lebih dalam mengelola perangkatnya.

Baca Juga:

Dengan melakukan jailbreak pada perangkatnya, para pengguna bisa mengaktifkan beberapa fitur yang sebelumnya dibatasi oleh Apple, seperti memasang tema, memasang aplikasi yang tidak ada di App Store, memasang tweak dan lain sebagainya.

Namun tentu saja, metode ini berbeda dengan rooting. Selain berbeda di segi platform, jailbreak hanya bisa membuka akses ke dalam sistem secara terbatas sementara rooting bisa membukanya secara penuh.

Hal ini karena pada dasarnya iOS berbeda dengan Android, di mana sistem operasi ini merupakan platform tertutup (close source) yang sumber-sumber di dalamnya tidak bisa diakses oleh sembarang orang.

Yang cukup menarik, aktivitas melakukan jailbreak pada perangkat dengan sistem operasi iOS adalah legal di mata hukum pada beberapa wilayah, termasuk salah satunya di Amerika Serikat.

Jenis Jailbreak

Secara global, terdapat dua jenis jailbreak yang bisa digunakan oleh para pengguna iOS untuk membuka akses ke beberapa fitur dalam sistem operasinya. Dua jenis tersebut adalah jailbreak tethered dan untethered.

Secara garis besar, jailbreak tethered merupakan proses jailbreak yang membutuhkan perangkat komputer. Sementara itu, jailbreak untethered adalah proses jailbreak yang tidak membutuhkan perangkat komputer.

Keuntungan Jailbreak

Seperti yang diungkapkan sebelumnya, perangkat yang sudah mengalami jailbreak bisa dioprek secara lebih lanjut. Hal ini karena para pengguna telah mendapatkan izin pada beberapa ketentuan yang sebelumnya terblokir.

Salah satu contohnya, para pengguna bisa mengubah tema dengan lebih leluasa. Dengan memanfaatkan metode ini, pengguna bisa memasang tema yang sebelumnya tidak tersedia di App Store.

Contoh kedua, pengguna juga bisa menerapkan tweak setelah melakukan jailbreak. Bagi yang belum tahu, tweak merupakan istilah yang menggambarkan sebuah modifikasi kecil yang dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan sistem.

Risiko Jailbreak

Seperti proses rooting di Android, jailbreak juga memiliki beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan secara matang-matang, sebelum pengguna melakukannya.

Meskipun legal secara hukum di beberapa wilayah, proses jailbreak tetap akan menghilangkan klaim garansi yang diberikan. Sehingga saat perangkat rusak, Apple tidak akan melakukan perbaikan secara gratis meskipun terjadi di masa garansi.

Proses jailbreak maupun un-jailbreak (proses mengembalikan ke keadaan sebelum Jailbreak) juga sangat beresiko karena bisa menyebabkan kerusakan pada perangkat jika terjadi kesalahan dalam melakukannya.

Selain itu, proses ini juga bisa melemahkan sistem proteksi yang dibuat oleh Apple untuk perangkat, sehingga orang tak bertanggung jawab bisa menyerang atau mencuri data-data pribadi pengguna, seperti kontak, dokumen penting, dan lain sebagainya.

512
512